5 Suku Asli Riau Selain Suku Melayu - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Suku

5 Suku Asli Riau Selain Suku Melayu

Suku Laut - Suku di Riau

Masyarakat Suku Laut - Suku asli Riau

Masyarakat dari Suku Akit banyak berprofesi sebagai nelayan, petani dan peternak. Namun selain itu, mereka juga ada yang memiliki usaha kerajinan industri rumah tangga, seperti pembuatan tikar dari daun rumbia.

3. Suku Talang Mamak, Suku Asli Riau

Suku Talang Mamak, Suku Asli Riau

Suku Talang Mamak, Suku Asli Riau

Walaupun Suku Talang Mamak memilih kehidupan beragama sebagai Umat Islam, namun sebagian dari mereka tetap menjalankan ajaran leluhur.

Hanya sebagian masyarakat saja yang menjalankan ajaran Agama Islam seperti yang seharusnya. Umumnya, merupakan golongan masyarakat yang sudah mengalami percampuran budaya, atau yang telah memiliki pendidikan tinggi. 

4. Suku Bonai, Suku Asli Riau

Suku Bonai - Suku di Riau

Suku Bonai di Pedalaman Riau

Suku Asli Riau juga merupakan Suku Asli Riau. Sumber mata pencaharian utama dari masyarakat Suku Bonai adalah sebagai nelayan penangkap ikan, khususnya di sepanjang sungai Rokan Kanan.

Teknologi yang mereka gunakan untuk menangkap ikan tergolong masih tradisional. 

Beberapa alat tradisional tersebut berupa “siapang”  atau tombak bermata tiga, serta “kayo”  atau semacam pancing, dan juga jaring.

Hasil tangkapan ikan mereka, kebanyakan hanya untuk konsumsi sendiri, walaupun sebagian tetap dijual, untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Selain memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, mereka juga hidup sebagai petani, dan pengumpul hasil hutan. 

5. Suku Laut, Suku Asli Riau

Suku Laut, Suku Asli Riau

Masyarakat Suku Laut, Suku Asli Riau

Komunitas terpencil  dari Suku Laut, awalnya menganut kepercayaan pada berhala dan juga para arwah leluhur.

Namun saat ini, situasinya sudah mengalami banyak pergeseran budaya dan kepercayaan.

Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya masyarakat Suku Laut, yang memeluk dan menjalankan Agama Islam.

Suku Laut juga terkenal akan rasa akan gotong royongnya  yang sangat tinggi.

Ketika salah satu dari masyarakatnya mengadakan suatu pesta, mereka tidak segan untuk saling berbagi, seperti menyumbang bahan makanan.

Selain suka bergotong royong, masyarakat dari Suku Laut juga menyukai kehidupan saling bersosialisasi, sekalipun dengan suku atau etnis lainnya.

Tidak heran, jika sangat mudah bagi mereka untuk berinteraksi, termasuk dalam melakukan hubungan bisnis.

Baca Juga:

Nah Sobat, demikianlah ulasan kita kali ini, tentang 5 Suku asli Riau yang terpencil keberadaannya, namun dengan keunikannya sendiri. Semoga dapat bermanfaat, dan memberikan informasi yang berguna.

 

Leave a Reply