17 Tempat wisata di Kota Jambi - Sering Jalan

Tapi Ingat Pulang

Daftar Wisata, City Tour, Danau, Taman

17 Tempat wisata di Kota Jambi

Jembatan Getala Arasy Icon Kota Jambi

Jembatan Getala Arasy Icon Kota Jambi - foto pesona.travel

Lokasi situs berada di Jl. Slamet Riyadi Kelurahan Murni Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Situs ini berada di tengah permukiman padat, jalan bagus berupa jalan cor, namun tidak dapat diakses mobil karena jalan sempit .

10. Menara Air

MENARA AIR yang kini menjadi reservoir PDAM Jambi merupakan salah satu tinggalan colonial Belanda tahun 1928. Menara tersebut berfungsi untuk menampung air minum dengn luas bangunan berdiameter 9,360 m dan tinggi 24,150 m. Sejarah mencatat di atas Menara Air ini tempat pengibaran Bendera Merah Putih untuk pertama kalinya dikibarkan oleh para pejuang Jambi pada tanggal 19 Agustus 1945 atau dua hari setelah di umumkan Proklamasi Kemerdekaan RI.

11. Taman Anggrek

Tempat pengembangan anggrek baik lokasl maupun nusantara berada di Jl. A. Yani dekat lapangan Kantor Gubernur merupakan wahana botani dan rekreasi seluas 25.056 M2 yang teduh oleh pepohonan. Dalam kawasan ini juga terdapat kolam-kolam ikan dan kantin di tepi kolam untuk bersantai.

12. Kampung Radja

Kampoeng Radja mulai dibuka untuk umum pada 1 April 2006. Wahana yang tersedia antara lain : Wahana renang, water boom, mobil listrik go cart, kereta api mini, wahana air shoft gun, pemancingan, wahana terjun tali serta bebek kayuh.

Kampung Radja Jambi

Kampung Radja Jambi – foto beritasatu.net

Dengan kondisi rindangnya pepohonan dan kontur tanah berundak posisi tanah naik turun membuat suasana semakin nampak asri perbukitan dan lembah. Dengan luas lahan 8 Ha, area ini sangat cocok untuk acara keluarga maupun kelompok.

Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Setiap hari libur buka mulai pukul 08.00 hingga 18.00. Tiap hari Selasa tutup, kecuali pada libur panjang (sekolah) maka selasa tetap buka.

13. Masjid Agung Al-Falah / Masjid 1000 Tiang

Masjid Agung Al-Falah merupakan masjid terbesar di Jambi, Indonesia. Masjid ini juga dikenal sebagai Masjid 1000 Tiang, meskipun jumlah tiangnya hanya 256 buah. Masjid ini dibangun pada tahun 1971 dan selesai pada tahun 1980. Bangunan masjid ini memang hanya seperti sebuah pendopo terbuka dengan banyak tiang penyangga dan satu kubah besar di atasnya. Bentuk bangunan dengan konsep keterbukaan tanpa sekat seperti ini menghasilkan konsep ramah.

Masjid Agung Al-Falah Jambi

Masjid Agung Al-Falah Jambi – foto tempo

Masjid agung Al-Falah kota Jambi dibangun lengkap dengan kubah besar dan menara yang menjulang. Keseluruhan bangunan masjid menggunakan material beton bertulang. Bila dipandang sepintas lalu, jejeran tiang tiang masjid berwarna putih yang ramping di masjid ini memiliki kemiripan dengan tiang tiang masjid agung kota Roma, Italia yang dibangun jauh lebih belakangan dibanding dengan masjid Al-Falah di Jambi ini. (wikipedia)

14. Jambi Paradise

Jambi Paradise adalah sebuat tempat wisata atau destinasi wisata alam yang menawarkan berbagai keindahan alam. Mulai dari bermain perahu, flying fox, memberi makan ikan di danau dan bermain petak umpet di zona labirin. Jambi Paradise berada di Talang Belido, Lorong Mekar Jaya, Kb. IX, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Jambi Paradise

Jambi Paradise – foto traveldetik

Jambi Paradise Memiliki luas lahan sekitar 4 Hektar dan bentangan danau buatan yang hampir melingkari kawasan, turut memberikan banyak pilihan pada pengunjung untuk menikmati alam menggunakan sepeda santai. Untuk tiket masuk, pengunjung hanya dikenakan tarif Rp 30 ribu per orang.

15. Tugu Pers Jambi

Sebagai bentuk apresiasi terhadap para pahlawan pena tersebut, Provinsi Jambi pun membangun Tugu Pers yang terletak di Kota Jambi, tepatnya di Jl. Sultan Agung, Pasar Jambi. Tugu Pers ini juga dikenal sebagai bangunan simbolik untuk Hari Pers Nasional.

Hari Pers Nasional sendiri diselenggarakan setiap tahuan pada tanggal 9 Februari, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan mandat Presiden Soeharto yang tertuang dalam Keputusan Presiden RI No. 5 Tahun 1985.

Tugu Pers Jambi

Tugu Pers Jambi – foto dialekito

Keberadaan tugu pers ini merupakan salah satu momentum penting yang menandakan keberhasilan Provinsi Jambi sebagai tuan rumah saat perayaan HPN 2012 lalu. Mengusung tema “Pers Merdeka, Rakyat Punya Suara”, di sekeliling tugu ini dibuat galeri pers yang menampilkan berita koran Jambi.

Tujuan dari galeri pers ini agar masyarakat yang berada di sekitarnya atau yang sekedar lewat bisa mendapatkan pembaruan informasi yang diberitakan oleh koran di Jambi. (dialekito.com)

16. Tugu Keris Siginjai

Selain Angsa, Pinang Merah, Raden Mattaher, Orang Kayo Hitam, dan lainnya, sekarang Kota Jambi juga memiliki ikon baru bernama Tugu Keris Siginjai. Tugu ini merupakan pemugaran dari bangunan sebelumnya yang dikenal dengan Tugu Jam atau Tugu Monas.

Tugu Keris Siginjai

Tugu Keris Siginjai – foto jambiindependent

Tugu ini diresmikan pada 31 Desember lalu, tepatnya saat malam pergantian tahun baru di 1 Januari 2018 oleh Wali Kota Jambi, Syarif Fasha. Tugu Keris Siginjai ini berada di pusat pemerintahan Kota Jambi, tepatnya di Kota Baru di bundaran depan Kantor Wali Kota Jambi. (dialekito.com)

17.  Tanggo Rajo Ancol

Bukan sebuah rahasia lagi jika Jakarta memiliki Taman Impian Jaya Ancol yang merupakan sebuah objek wisata di bumi sari natar Jakarta Utara sebagai komunitas pembaharuan kehidupan masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa. Namun siapa sangka Jambi juga memiliki Tanggo Rajo Ancol yang tidak kalah mempesona yang bisa dikunjungi saat sore hari untuk menikmati senja.

Ada tiga jembatan di Kota Jambi yang menjadi tempat favorit untuk menikmati sunset saat sore hari menjelang malam atau sekedar mengabadikan momen sunset tersebut mulai dari Jembatan Aurduri I, Jembatan Aurduri II, dan Jembatan Pedestrian.

Tanggo Rajo Ancol

Tanggo Rajo Ancol Jambi – wonderful indonesia

Tanggo Rajo Ancol sendiri mirip seperti pelabuhan mini yang bagian atasnya merupakan tempat warung makan mulai dari mie celor, mie ayam, bakso, tekwan, siomay, batagor, dan masih banyak lagi. Sedangkan, di bagian bawahnya merupakan tempat di mana kanti-kanti dapat menyewa jasa perahu ketek yang berlayar ke tengah Sungai Batanghari untuk mengambil gambar foto atau sekedar menikmatinya suasana sambil berkeliling. (dialekito.com)

Sumber Tulisan:

disparbud.jambikota.go.id
dialekito.com
wikipedia

Leave a Reply